
link gambar
Untuk memperbaiki pendidikan di
Indonesia, peran mahasiswa PAI UMY yang harus dilakukan adalah meningkatkan
kualitas diri atau jadilah seorang guru Agama Islam yang berkualitas, fenomena
yang terjadi di daerah saya Kampar, Riau banyak sekali guru PAI yang tidak memiliki
kualitas baik atau tidak menguasai Pendidikan Agama Islam, contohnya dalam
membaca Al-Qur'an banyak diantara guru PAI tersebut yang salah dalam tajwid,
hukum bacaan dan makhraj.
Kemudian, melihat fenomena yang
terjadi di negara kita sekarang adalah banyaknya siswa-siswa sekolah yang tidak
memiliki Akhlak yang baik, rata-rata anak-anak sekarang Akhlak mereka hancur,
tidak bermoral, tidak menghormati orang tua dan guru, dan yang paling parah
adalah malas dalam beribadah. disini kita lihat terlebih dahulu apa penyebab
atau pemicunya. fakta yang tampak adalah kurangnya perhatian orang tua terhadap
pendidikan akhlak anak, tayangan televisi yang tidak mendidik, siswa-siswa itu
sendiri enggan untuk belajar karena mereka hanya ingin bersenang-senang saja, dan
tidak adanya ketegasan pemerintah dalam menerapkan peraturan terhadap seleksi
penayangan televisi.
Kita sebagai guru Agama Islam,
pertama harus mendidik mereka dengan pendidikan Aqidah, karena ini adalah
masalah pokok dalam Agama, jika Aqidah seseorang lurus, maka baiklah dia, namun
jika Aqidah seseorang buruk, maka buruklah ia. kemudian mulai dengan mendidik
siswa-siswa dengan pendidikan Akhlaq yang baik, sebagai seorang guru juga harus
mampu memberikan contoh kepada siswa-siswanya Akhlaq yang baik (Akhlaqul
Karimah), memberikan pendidikan dan pengertian kepada siswa tidak seharusnya
melakukan perbuatan yang buruk, berikan pendidikan spiritual yang membuat siswa
itu menjadi berpikir dan sadar, seperti mengajak siswa untuk mengingat akan
siksa Allah bagi orang-orang yang tidak menjalankan perintah Allah, dan Surga
bagi orang-orang yang menjalankan perintah Allah, kemudian mengajak siswa untuk
banyak-banyak mengingat kematian, dan bersegeralah untuk taubat.
link gambar
Disamping itu kita sebagai seorang
pendidik mengajak orang tua atau wali murid untuk bekerjasama dalam mendidik
anak-anak, karena peran keluarga itu penting, jangan sampai anaknya hanya
diantarkan kesekolah namun dirumah lalai dalam mendidik. berikan pengertian
kepada orang tua, agar dirumah anak-anaknya diajak untuk beribadah, jangan
jadikan kesibukan suatu alasan untuk tidak mengurus anak.
Renungilah ayat-ayat Al-Qur'an dan
Hadits
يَرْفَعِ
اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)
مَْن سَلَكَ طَرِْيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا
سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ (رواه مسلم
Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga (HR Muslim)
Demikian peran mahasiswa yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat dan kita bisa mengamalkannya. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar